Bangsal Omicron Dengan 30 Tempat Tidur, Ventilator Hanya Dalam Empat – Bangsal Omicron Dengan 30 Tempat Tidur
Banda

Bangsal Omicron Dengan 30 Tempat Tidur, Ventilator Hanya Dalam Empat – Bangsal Omicron Dengan 30 Tempat Tidur

mendengar berita

Untuk mengikat. Di Government Medical College, hanya empat tempat tidur yang dilengkapi dengan ventilator di bangsal khusus 30 tempat tidur untuk Omicron. Tempat tidur yang tersisa adalah untuk pasien umum Kovid. Di sisi lain, tidak ada antibiotik yang lebih tinggi untuk pasien yang serius. Anggaran telah diminta untuk ini. Namun, administrasi Medical College mengklaim bahwa semua persiapan telah dilakukan untuk menangani Kovid.
Diketahui, jumlah pasien corona terus meningkat. Seorang pasien berusia 45 tahun dari desa potensial Omicron Murwal juga dirawat di bangsal Omicron di fakultas kedokteran. Dia telah dipasangi ventilator. Petugas Nodal Bangsal Omicron dan Dokter Senior Dr. Shailendra Kumar Yadav mengatakan bahwa ada bangsal Omicron dengan 30 tempat tidur. empat dari mereka
Tempat tidur memiliki ventilator dan monitor. 26 tempat tidur sisanya memiliki fasilitas suplai oksigen. Diklaim ada 139 ventilator di fakultas kedokteran. Jika diperlukan, lebih banyak tempat tidur juga akan dilengkapi dengan mereka.
Di sisi lain, pihak pengelola perguruan tinggi kedokteran mengaku sudah memiliki cukup obat-obatan. Tetapi tidak ada obat antibiotik (antibiotik generasi ketiga) yang lebih tinggi untuk pasien kritis yang dirawat di ICU. Obat ini diberikan kepada pasien yang sangat serius. Kepala Sekolah Dr. Mukesh Kumar Yadav memberi tahu bahwa Uttar Pradesh Medical Supplies Corporation
Obat-obatan disediakan oleh Surat telah dikirimkan kepada Sekretaris Utama dan Direktur Jenderal (Pendidikan Kedokteran) untuk obat antibiotik yang lebih tinggi. Selain itu, anggaran Rp 6 lakh telah diminta untuk buffer stock obat-obatan. Diinformasikan pula bahwa dalam pertemuan tersebut, telah diberikan instruksi oleh Sekretaris Utama untuk memberikan anggaran kepada NHM untuk obat-obatan tersebut.

Untuk mengikat. Di Government Medical College, hanya empat tempat tidur yang dilengkapi dengan ventilator di bangsal khusus 30 tempat tidur untuk Omicron. Tempat tidur yang tersisa adalah untuk pasien umum Kovid. Di sisi lain, tidak ada antibiotik yang lebih tinggi untuk pasien yang serius. Anggaran telah diminta untuk ini. Namun, Administrasi Perguruan Tinggi Kedokteran mengklaim bahwa semua persiapan telah dilakukan untuk menangani Kovid.

Diketahui, jumlah pasien corona terus meningkat. Seorang pasien berusia 45 tahun dari desa potensial Omicron Murwal juga dirawat di bangsal Omicron di fakultas kedokteran. Dia telah dipasangi ventilator. Petugas Nodal Bangsal Omicron dan Dokter Senior Dr. Shailendra Kumar Yadav mengatakan bahwa ada bangsal Omicron dengan 30 tempat tidur. empat dari mereka

Tempat tidur memiliki ventilator dan monitor. 26 tempat tidur sisanya memiliki fasilitas suplai oksigen. Diklaim ada 139 ventilator di fakultas kedokteran. Jika diperlukan, lebih banyak tempat tidur juga akan dilengkapi dengan mereka.

Di sisi lain, pihak pengelola perguruan tinggi kedokteran mengaku sudah memiliki cukup obat-obatan. Tetapi tidak ada obat antibiotik (antibiotik generasi ketiga) yang lebih tinggi untuk pasien kritis yang dirawat di ICU. Obat ini diberikan kepada pasien yang sangat serius. Kepala Sekolah Dr. Mukesh Kumar Yadav memberi tahu bahwa Uttar Pradesh Medical Supplies Corporation

Obat-obatan disediakan oleh Surat telah dikirimkan kepada Sekretaris Utama dan Direktur Jenderal (Pendidikan Kedokteran) untuk obat antibiotik yang lebih tinggi. Selain itu, anggaran Rp 6 lakh telah diminta untuk buffer stock obat-obatan. Diinformasikan pula bahwa dalam pertemuan tersebut, telah diberikan instruksi oleh Sekretaris Utama untuk memberikan anggaran kepada NHM untuk obat-obatan tersebut.

Posted By : result hk lengkap