Demam – Tidak bersalah di Pahasu karena demam dan kematian remaja di Aurangabad
Bulandshahr

Demam – Tidak bersalah di Pahasu karena demam dan kematian remaja di Aurangabad

mendengar berita

Tidak bersalah di Pahasu karena demam dan kematian remaja di Aurangabad
Pahasu / Aurangabad. Wabah demam berdarah terus berlanjut di kabupaten tersebut. Anuj, putra Raju yang berusia lima tahun, seorang penduduk Koloni Mohalla Nagar, meninggal di Pahasu pada hari Kamis. Pada Rabu malam di Aurangabad, seorang siswa kelas 10 warga wilayah Kasba meninggal dunia saat sedang dirawat. Gadis itu menderita demam selama empat hari terakhir.
Raju, seorang warga Koloni Mohalla Nagar di Pahasu, mengatakan bahwa perawatan Anuj sedang berlangsung di sebuah dokter swasta di kota itu. Ketika tidak ada manfaat dari sana, dia dirawat di Aligarh Medical. Anuj meninggal selama perawatan di sana. Penanggung jawab Puskesmas Pahasu Dr. Manoj Kumar mengatakan belum ada informasi mengenai kematian akibat demam. Penyelidikan akan dilakukan dengan mengirimkan tim.
Putri Manisha (16), warga Mohalla Azizabad, Aurangabad, adalah siswa kelas 10 di Jagpal Lodhi Shree Sarvhitkari Inter College. Menurut anggota keluarga, Manisha mengalami demam tinggi empat hari lalu. Dia dirawat di dokter yang tidak terdaftar di kota itu sendiri. Pada Rabu malam, dokter menyarankan Manisha untuk membawanya ke Bulandshahr setelah kesehatannya memburuk. Keluarga itu membawa Manisha ke Bulandshahr. Dia meninggal dalam perjalanan. Setelah kematian siswi tersebut, sekolahnya ditutup pada hari Kamis setelah pertemuan belasungkawa. Penanggung Jawab Puskesmas Dr. Hitesh Kumar mengatakan, kasus meninggalnya siswi karena demam tidak sepengetahuannya.
sembilan orang dinyatakan positif demam berdarah
Bulandshahr. Meski terjadi penurunan suhu, belum ada penurunan kasus suspek DBD di kabupaten tersebut. Kasus dugaan demam berdarah dilaporkan setiap hari dari seluruh distrik. Petugas Malaria Kabupaten Dr. Ramit Kumar mengatakan bahwa pada hari Kamis, sampel sekitar 435 orang diambil di seluruh distrik. Dalam penyelidikan tujuh orang di rumah sakit kabupaten dan dua di semua CHC, laporan itu menjadi positif dalam penyelidikan dengan kit NS-1. Saat ini terdapat 1.314 kasus suspek DBD di kabupaten tersebut. Dialog

Tidak bersalah di Pahasu karena demam dan kematian remaja di Aurangabad

Pahasu / Aurangabad. Wabah demam berdarah terus berlanjut di kabupaten tersebut. Anuj, putra Raju yang berusia lima tahun, seorang penduduk Koloni Mohalla Nagar, meninggal di Pahasu pada hari Kamis. Pada Rabu malam di Aurangabad, seorang siswa kelas 10 warga wilayah Kasba meninggal dunia saat sedang dirawat. Gadis itu menderita demam selama empat hari terakhir.

Raju, seorang warga Koloni Mohalla Nagar di Pahasu, mengatakan bahwa perawatan Anuj sedang berlangsung di sebuah dokter swasta di kota itu. Ketika tidak ada manfaat dari sana, dia dirawat di Aligarh Medical. Anuj meninggal selama perawatan di sana. Penanggung jawab Puskesmas Pahasu Dr. Manoj Kumar mengatakan belum ada informasi mengenai kematian akibat demam. Penyelidikan akan dilakukan dengan mengirimkan tim.

Putri Manisha (16), warga Mohalla Azizabad, Aurangabad, adalah siswa kelas 10 di Jagpal Lodhi Shree Sarvhitkari Inter College. Menurut anggota keluarga, Manisha mengalami demam tinggi empat hari lalu. Dia dirawat di dokter yang tidak terdaftar di kota itu sendiri. Pada Rabu malam, dokter menyarankan Manisha untuk membawanya ke Bulandshahr setelah kesehatannya memburuk. Keluarga itu membawa Manisha ke Bulandshahr. Dia meninggal dalam perjalanan. Setelah kematian siswi tersebut, sekolahnya ditutup pada hari Kamis setelah pertemuan belasungkawa. Penanggung Jawab Puskesmas Dr. Hitesh Kumar mengatakan, kasus meninggalnya siswi karena demam tidak sepengetahuannya.

sembilan orang dinyatakan positif demam berdarah

Bulandshahr. Meski terjadi penurunan suhu, belum ada penurunan kasus suspek DBD di kabupaten tersebut. Kasus dugaan demam berdarah dilaporkan setiap hari dari seluruh distrik. Petugas Malaria Kabupaten Dr. Ramit Kumar mengatakan bahwa pada hari Kamis, sampel sekitar 435 orang diambil di seluruh distrik. Dalam penyelidikan tujuh orang di rumah sakit kabupaten dan dua di semua CHC, laporan itu menjadi positif dalam penyelidikan dengan kit NS-1. Saat ini terdapat 1.314 kasus suspek DBD di kabupaten tersebut. Dialog

Posted By : hongkong togel hari ini