Inspeksi – Jawaban petugas veteriner tentang kotoran di pusat perlindungan sapi
Bulandshahr

Inspeksi – Jawaban petugas veteriner tentang kotoran di pusat perlindungan sapi

DM memeriksa pusat perlindungan sapi besar.
– Foto : SIKANDRABAD

mendengar berita

Petugas veteriner meminta jawaban atas kotoran di pusat perlindungan sapi
Secunderabad. Selama inspeksi mendadak pusat perlindungan sapi besar di desa Bhaukheda, area Tehsil pada hari Jumat, DM Chandra Prakash Singh menyatakan ketidaksenangannya atas kotoran tersebut. Dia mengarahkan untuk meningkatkan kebersihan dan ketertiban di pusat perlindungan sapi. Meminta klarifikasi dari Petugas Veteriner tentang mendapatkan kotoran.
Sebanyak 290 ekor sapi dikatakan dilindungi di pusat tersebut. Kandang sapi tidak dibersihkan selama berhari-hari. Bahkan kotoran sapi pun tidak dibuang. Saluran air diisi dengan kotoran sapi. Menyatakan ketidaksenangan yang kuat atas hal ini, Bupati segera mengarahkan semua penjaga untuk memastikan kebersihan. Banyak sapi ditemukan sakit di pusat itu. Banyak sapi ditemukan tanpa tanda. Penanggung jawab pusat perlindungan sapi adalah dengan Petugas Veteriner Kakod. Bupati menginstruksikan Kepala Veteriner untuk menyampaikan penjelasan dari Pejabat Veteriner yang bersangkutan mengenai kelalaian di Gaushala.
Bupati juga mengarahkan untuk melakukan pelelangan kotoran sapi. Jerami ditemukan dalam jumlah yang cukup untuk makanan/pakan ternak sapi. Instruksi juga diberikan untuk menyediakan pakan hijauan dalam jumlah yang cukup untuk sapi. Petugas Veteriner diarahkan untuk memastikan perawatan berkelanjutan dari sapi yang dilindungi dan perawatan yang tepat harus diberikan kepada sapi yang sakit dan anak-anak. BDO diinstruksikan untuk mengaspal jalan mentah. Dalam pemeriksaan tersebut, ADM Administration Prashant Bharti, Veterinary Officer Dr. Chandrajit Singh, Tehsildar Sanjay Kumar juga hadir.

Petugas veteriner meminta jawaban atas kotoran di pusat perlindungan sapi

Secunderabad. Selama inspeksi mendadak pusat perlindungan sapi besar di desa Bhaukheda, area Tehsil pada hari Jumat, DM Chandra Prakash Singh menyatakan ketidaksenangannya atas kotoran tersebut. Dia mengarahkan untuk meningkatkan kebersihan dan ketertiban di pusat perlindungan sapi. Meminta klarifikasi dari Petugas Veteriner tentang mendapatkan kotoran.

Sebanyak 290 ekor sapi dikatakan dilindungi di pusat tersebut. Kandang sapi tidak dibersihkan selama berhari-hari. Bahkan kotoran sapi pun tidak dibuang. Saluran air diisi dengan kotoran sapi. Menyatakan ketidaksenangan yang kuat atas hal ini, Bupati segera mengarahkan semua penjaga untuk memastikan kebersihan. Banyak sapi ditemukan sakit di pusat itu. Banyak sapi ditemukan tanpa tanda. Penanggung jawab pusat perlindungan sapi adalah dengan Petugas Veteriner Kakod. Bupati menginstruksikan Kepala Veteriner untuk menyampaikan penjelasan dari Pejabat Veteriner yang bersangkutan mengenai kelalaian di Gaushala.

Bupati juga mengarahkan untuk melakukan pelelangan kotoran sapi. Jerami ditemukan dalam jumlah yang cukup untuk makanan/pakan ternak sapi. Instruksi juga diberikan untuk menyediakan pakan hijauan dalam jumlah yang cukup untuk sapi. Petugas Veteriner diarahkan untuk memastikan perawatan berkelanjutan dari sapi yang dilindungi dan perawatan yang tepat harus diberikan kepada sapi yang sakit dan anak-anak. BDO diinstruksikan untuk mengaspal jalan mentah. Dalam pemeriksaan tersebut, ADM Administration Prashant Bharti, Veterinary Officer Dr. Chandrajit Singh, Tehsildar Sanjay Kumar juga hadir.

Posted By : hongkong togel hari ini