Laporkan Tidak Terdaftar Dalam Kasus Perampokan Dari Pengedar Narkoba
Mau

Laporkan Tidak Terdaftar Dalam Kasus Perampokan Dari Pengedar Narkoba

mendengar berita

Mau. Polisi menyebut kejadian itu mencurigakan bahkan pada hari kedua perampokan 35 ribu rupee, hanya 200 meter dari pos polisi Khurhat dari pengedar narkoba. Kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian sedang diteliti untuk penyelidikan. Ada banyak kebencian terhadap polisi di antara dewan perdagangan dan pengedar narkoba mengenai hal ini. Shyam Sunder Gupta, warga Walidpur Nagar Panchayat, memiliki toko obat, elektronik, furniture, dll.
Pada hari Selasa, dia pergi ke markas distrik untuk mengambil barang-barang tokonya. Dari sana sekitar pukul 17.30, dia pulang ke rumahnya dengan sepeda yang 100 meter di depan pos polisi Khurhat, seseorang yang menyalip maju dan menghentikan mobil, mengancam dirinya sebagai polisi. Meski sempat memberikan tangan polisi, mengancam tidak menghentikan mobil, ia menunjukkan senjata yang diselipkan di pinggang dan merampas 35 ribu rupee yang disimpan di sakunya dan melarikan diri.
Korban memberikan keterangan tertulis dan Tahrir tentang kejadian tersebut kepada posko yang bertugas. Ketika tidak ada tindakan yang diambil dalam masalah ini, pada hari kedua pada hari Rabu, para pedagang yang dipimpin oleh Presiden Karha Vyapar Mandal Wisnu Kant Srivastava mencapai kantor polisi dan menuntut untuk mendaftarkan sebuah kasus dan mengungkap perampokan tersebut. Terkait hal ini, Inspektur Brijmohan Saroj, penanggung jawab Ranipur mengatakan bahwa sejak kejadian tersebut, polisi terus melakukan penyelidikan, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai kejadian tersebut.

Mau. Polisi menyebut kejadian itu mencurigakan bahkan pada hari kedua perampokan 35 ribu rupee, hanya 200 meter dari pos polisi Khurhat dari pengedar narkoba. Kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian sedang diteliti untuk penyelidikan. Ada banyak kebencian terhadap polisi di kalangan perdagangan dan pengedar narkoba mengenai hal ini. Shyam Sunder Gupta, warga Walidpur Nagar Panchayat, memiliki toko obat, elektronik, furniture, dll.

Pada hari Selasa, dia pergi ke markas distrik untuk mengambil barang-barang tokonya. Dari sana sekitar pukul 17.30, dia pulang ke rumahnya dengan sepeda yang 100 meter di depan pos polisi Khurhat, seseorang yang menyalip maju dan menghentikan mobil, mengancam dirinya sebagai polisi. Meski sempat memberikan tangan polisi, mengancam tidak menghentikan mobil, ia menunjukkan senjata yang diselipkan di pinggang dan merampas 35 ribu rupee yang disimpan di sakunya dan melarikan diri.

Korban memberikan keterangan tertulis dan Tahrir tentang kejadian tersebut kepada posko yang bertugas. Ketika tidak ada tindakan yang diambil dalam masalah ini, pada hari kedua pada hari Rabu, para pedagang yang dipimpin oleh Presiden Karha Vyapar Mandal Wisnu Kant Srivastava mencapai kantor polisi dan menuntut untuk mendaftarkan sebuah kasus dan mengungkap perampokan tersebut. Terkait hal ini, Inspektur Brijmohan Saroj, penanggung jawab Ranipur mengatakan bahwa sejak kejadian tersebut, polisi terus melakukan penyelidikan, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai kejadian tersebut.

Posted By : pengeluaran hk