Pembunuhan – Putra mantan kepala blok ditembak mati
Bulandshahr

Pembunuhan – Putra mantan kepala blok ditembak mati

SP City menginterogasi penduduk desa.
– Foto : BULANDSHAHR

mendengar berita

Putra mantan kepala blok ditembak mati
Aurangabad. Irfan, anak tiri dari mantan kepala blok, ditembak mati pada hari Rabu di desa Sharifpur Bhainsroli wilayah kantor polisi Agota. Saudara laki-laki almarhum juga menderita pecahan peluru di kaki dalam insiden tersebut. Diberitahukan bahwa ada perselisihan mengenai potong rambut Irfan dan tidak dibayarnya uang. Dalam kasus ini, atas aduan bapak Mustakim, polisi telah mendaftarkan kasus terhadap empat orang tersangka.
Shobha Rani, warga desa Sharifpur Bhainsroli wilayah kantor polisi Agota, telah menjadi mantan kepala blok Agota. Istri pertama suaminya, Mustakim, putra Zeenat, Irfan (23), dulu memiliki salon di desa, yang kemudian ditutupnya. Diceritakan bahwa Irfan sedang berselisih dengan seorang pemuda yang tinggal di lingkungan itu. Diduga Irfan pergi ke suatu tempat dengan sepedanya sekitar pukul 2 siang pada hari Rabu. Selama ini, pemuda tersebut menghentikan sepeda Irfan. Ada perselisihan antara keduanya atas potongan rambut dan transaksi uang. Dikatakan bahwa pemuda yang dituduh naik ke terasnya dengan senapan berlisensi keluarga dan menembaki Irfan. Saat itu Irfan masuk ke rumahnya setelah menyelamatkan nyawanya dari sana. Tetapi terdakwa tidak memasuki rumah Irfan dan menembaknya di dada, yang menyebabkan dia meninggal di tempat. Terdakwa juga menembaki Imran, kakak laki-laki almarhum. Di mana dia terluka karena pecahan peluru. Segera setelah informasi diterima, polisi tiba di tempat, pertama-tama mengendalikan situasi dan menanyai orang-orang. Atas informasi pembunuhan tersebut, SP City Surendra Nath Tiwari dan CO City Shashank Singh juga datang ke lokasi dan menanyakan kejadian tersebut. Dalam kasus ini, polisi telah menahan beberapa orang, yang sedang diinterogasi, sementara seorang tersangka lainnya terluka karena cedera kepala, yang telah dirawat di rumah sakit kabupaten.
Video menjadi viral di media sosial
Dalam peristiwa tersebut, sebuah video dari pihak yang dituduh menembak dan melempari batu menjadi viral di media sosial. Diberitahukan bahwa seseorang telah memposting video berdurasi 38 detik di Facebook, di mana salah satu terdakwa terlihat menembak dari teras. Pada saat yang sama, di video lain, beberapa orang terlihat membawa serta mendiang.
Laporan diajukan terhadap empat, dua ditangkap
Dalam kasus pembunuhan Irfan, seorang warga Sharifpur Bhaisroli, sebuah kasus telah didaftarkan terhadap empat orang yang disebutkan atas pengaduan sang ayah, di mana terdakwa Arif dan Shahid telah ditangkap. Arahan yang diperlukan telah diberikan kepada polisi untuk menangkap tersangka yang tersisa.
Santosh Kumar, SSP

Putra mantan kepala blok ditembak mati

Aurangabad. Irfan, anak tiri dari mantan kepala blok, ditembak mati pada hari Rabu di desa Sharifpur Bhainsroli wilayah kantor polisi Agota. Saudara laki-laki almarhum juga menderita pecahan peluru di kaki dalam insiden tersebut. Diberitahukan bahwa ada perselisihan mengenai potong rambut Irfan dan tidak dibayarnya uang. Dalam kasus ini, atas aduan bapak Mustakim, polisi telah mendaftarkan kasus terhadap empat orang tersangka.

Shobha Rani, warga desa Sharifpur Bhainsroli wilayah kantor polisi Agota, telah menjadi mantan kepala blok Agota. Istri pertama suaminya, Mustakim, putra Zeenat, Irfan (23), dulu memiliki salon di desa, yang kemudian ditutupnya. Diceritakan bahwa Irfan sedang berselisih dengan seorang pemuda yang tinggal di lingkungan itu. Diduga Irfan pergi ke suatu tempat dengan sepedanya sekitar pukul 2 siang pada hari Rabu. Selama ini, pemuda tersebut menghentikan sepeda Irfan. Ada perselisihan antara keduanya atas potongan rambut dan transaksi uang. Dikatakan bahwa pemuda yang dituduh naik ke terasnya dengan senapan berlisensi keluarga dan menembaki Irfan. Saat itu Irfan masuk ke rumahnya setelah menyelamatkan nyawanya dari sana. Tetapi terdakwa tidak memasuki rumah Irfan dan menembaknya di dada, yang menyebabkan dia meninggal di tempat. Terdakwa juga menembaki Imran, kakak laki-laki almarhum. Di mana dia terluka karena pecahan peluru. Segera setelah informasi diterima, polisi tiba di tempat, pertama-tama mengendalikan situasi dan menanyai orang-orang. Atas informasi pembunuhan tersebut, SP City Surendra Nath Tiwari dan CO City Shashank Singh juga datang ke lokasi dan menanyakan kejadian tersebut. Dalam kasus ini, polisi telah menahan beberapa orang, yang sedang diinterogasi, sementara seorang tersangka lainnya terluka karena cedera kepala, yang telah dirawat di rumah sakit kabupaten.

Video menjadi viral di media sosial

Dalam peristiwa tersebut, sebuah video dari pihak yang dituduh menembak dan melempari batu menjadi viral di media sosial. Diberitahukan bahwa seseorang telah memposting video berdurasi 38 detik di Facebook, di mana salah satu terdakwa terlihat menembak dari teras. Pada saat yang sama, di video lain, beberapa orang terlihat membawa serta mendiang.

Laporan diajukan terhadap empat, dua ditangkap

Dalam kasus pembunuhan Irfan, seorang warga Sharifpur Bhaisroli, sebuah kasus telah didaftarkan terhadap empat orang yang disebutkan atas pengaduan sang ayah, di mana terdakwa Arif dan Shahid telah ditangkap. Arahan yang diperlukan telah diberikan kepada polisi untuk menangkap tersangka yang tersisa.

Santosh Kumar, SSP

Posted By : hongkong togel hari ini