Pertarungan Sengit Antara Dua Kubu Soal Tanam Kentang, Banyak Yang Terluka
Mau

Pertarungan Sengit Antara Dua Kubu Soal Tanam Kentang, Banyak Yang Terluka

mendengar berita

Mau. Pada Senin pagi di desa Chaliswan wilayah Muhammadabad Gohna Kotwali, terjadi perselisihan antara dua pihak terkait budidaya kentang. Segera pertarungan dimulai antara kedua belah pihak. Dalam insiden ini, orang-orang dari satu sisi memukuli dan melukai empat orang dari sisi lain. Ketika kondisi salah satu yang terluka kritis, para dokter dari rumah sakit setempat merujuknya ke Azamgarh.
Perselisihan antara Rambachan dan Patiram warga desa Chaliswan sudah berlangsung lama. Pada Senin pagi, Ram Bachan bersama putra-putranya pergi menabur kentang di ladang. Sementara itu, Patiram dan anggota keluarganya tiba di lokasi. Patiram menghentikan Rambachan dari menabur. Hal ini menyebabkan perselisihan di antara keduanya.
Diduga, Patiram dan anggota keluarganya melukai Rambachan dengan memukulnya dengan sekop. Bersamaan dengan ini, Ramvijay, Sitabi Devi, Paltan Chauhan dari keluarga Rambachan juga diserang. Rambachan yang berlumuran darah dilarikan ke Puskesmas. Dimana para dokter merujuk Azamgarh ketika kondisinya menjadi serius. Sejauh ini tidak ada pengaduan yang diajukan di kantor polisi dari kedua belah pihak. Dalam hal ini, Kotwal Shailesh Singh mengatakan bahwa kedua belah pihak telah menyampaikan keluhan terkait penyerangan tersebut. Tindakan akan diambil setelah mendaftarkan kasus atas dasar Tahrir.

Mau. Pada Senin pagi di desa Chaliswan wilayah Muhammadabad Gohna Kotwali, terjadi perselisihan antara dua pihak terkait budidaya kentang. Segera pertarungan dimulai antara kedua belah pihak. Dalam insiden ini, orang-orang dari satu sisi memukuli dan melukai empat orang di sisi lain. Ketika kondisi salah satu yang terluka kritis, para dokter dari rumah sakit setempat merujuknya ke Azamgarh.

Perselisihan antara Rambachan dan Patiram warga desa Chaliswan sudah berlangsung lama. Pada Senin pagi, Ram Bachan bersama putra-putranya pergi menabur kentang di ladang. Sementara itu, Patiram dan anggota keluarganya tiba di lokasi. Patiram menghentikan Rambachan dari menabur. Hal ini menyebabkan perselisihan di antara keduanya.

Diduga, Patiram dan anggota keluarganya melukai Rambachan dengan memukulnya dengan sekop. Bersamaan dengan ini, Ramvijay, Sitabi Devi, Paltan Chauhan dari keluarga Rambachan juga diserang. Rambachan yang berlumuran darah dilarikan ke Puskesmas. Dimana dokter merujuk Azamgarh ketika kondisinya menjadi serius. Sejauh ini tidak ada pengaduan yang diajukan di kantor polisi dari kedua belah pihak. Dalam hal ini, Kotwal Shailesh Singh mengatakan bahwa kedua belah pihak telah menyampaikan keluhan terkait penyerangan tersebut. Tindakan akan diambil setelah mendaftarkan kasus atas dasar Tahrir.

Posted By : pengeluaran hk